Tiga Tahun Diusulkan,SDN Sukamaju 08 Bogor Masih Disangga Bambu,Siswa Diminta Pulang Saat Hujan

Nanggung|Berisikbogor.com – Bangunan SDN Sukamaju 08 di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kian memprihatinkan. Kerusakan pada bagian plafon memaksa pihak sekolah memasang batang bambu sebagai penyangga darurat untuk mencegah bagian bangunan roboh.

Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung di bawah bayang-bayang ancaman keselamatan. Saat hujan turun, pihak sekolah bahkan menyarankan sebagian siswa pulang lebih awal demi menghindari risiko jika bangunan mengalami kerusakan yang lebih parah.

Kepala SDN Sukamaju 08, Tintin, mengatakan kekhawatiran terhadap kondisi gedung sudah berlangsung lama. Menurut dia, ancaman terbesar adalah apabila bangunan ambruk ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung.

“Keadaannya waswas saja. Ada kekhawatiran bangunan sekolah itu sewaktu-waktu ambruk,” kata Tintin kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Ia menilai dampaknya bisa sangat fatal apabila insiden terjadi pada jam sekolah.

“Kalau ambruknya malam hari mungkin tidak ada korban. Tapi kalau saat jam belajar, bisa mengakibatkan banyak korban,” ujarnya.

Menurut Tintin, usulan rehabilitasi gedung bukan persoalan baru. Selama tiga tahun memimpin sekolah tersebut, ia mengaku berkali-kali mengajukan permohonan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Usulan serupa juga disampaikan melalui anggota DPRD Kabupaten Bogor pada tahun lalu.

Namun hingga Agustus 2026, belum ada kepastian kapan rehabilitasi gedung akan direalisasikan.

“Sering diajukan pembangunan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Tahun lalu juga diusulkan melalui anggota dewan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” katanya.

Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman, membenarkan bahwa rehabilitasi SDN Sukamaju 08 telah beberapa kali menjadi usulan prioritas pemerintah desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Dari tahun 2024 sampai 2025 usulan itu masuk skala prioritas. Namun sampai hari ini SDN Sukamaju 08 masih belum mendapat perbaikan,” ujar Jani.

Belum terealisasinya rehabilitasi gedung sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai tindak lanjut terhadap usulan yang telah berulang kali disampaikan. Sementara itu, aktivitas belajar tetap berlangsung di bangunan yang sebagian strukturnya harus ditopang bambu sebagai langkah darurat.

Berisikbogor.com masih berupaya meminta tanggapan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengenai kondisi bangunan SDN Sukamaju 08, status usulan rehabilitasi, serta rencana penanganan untuk menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *