Rp6,7 Miliar untuk Makan-Minum Atlet Dispora Kab.Bogor,Efisiensi dan E-Purchasing Dipertanyakan

Cibinong|Berisikbogor.com – Anggaran makan dan minum untuk pemusatan latihan atlet di Kabupaten Bogor mencapai Rp6,76 miliar pada 2026. Paket senilai Rp6.760.239.750 itu menggunakan metode E-Purchasing melalui Katalog Elektronik 6.0 dengan penyedia Aadi Damai Inovasi.

Paket tersebut menjadi salah satu dari empat pengadaan terbesar di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor. Keempatnya bernilai sekitar Rp35,96 miliar dari total 196 paket senilai Rp45,33 miliar, atau sekitar 79 persen dari keseluruhan nilai pengadaan.

Besarnya anggaran bukan otomatis bermasalah. Namun, kewajaran Rp6,76 miliar perlu dapat ditelusuri dari jumlah atlet dan pelatih, durasi pemusatan latihan, frekuensi makan, standar menu, hingga harga satuan konsumsi.

Pertanyaan juga muncul pada penggunaan E-Purchasing. Metode tersebut diperbolehkan sepanjang memenuhi ketentuan, tetapi tetap menuntut pemerintah memastikan spesifikasi, kemampuan penyedia, kewajaran harga, serta manfaat terbaik bagi daerah.

Dispora perlu menjelaskan apakah terdapat perbandingan dengan penyedia lain, bagaimana harga pembanding diperoleh, apakah dilakukan negosiasi, dan siapa yang menguji kewajaran harga.

Nilai Rp6,76 miliar juga penting dikonversi menjadi biaya konsumsi per orang per hari. Angka itu baru dapat diuji setelah jumlah penerima, durasi latihan, volume konsumsi, dan harga satuan dibuka kepada publik.

Efisiensi tidak berarti mengurangi kualitas makanan atlet. Sebaliknya, standar gizi harus tetap terjaga tanpa mengabaikan kewajaran harga.

Hingga berita ini ditulis, Senin (10/8/2026), data yang tersedia baru memuat nilai paket, penyedia, jenis pengadaan, dan metode E-Purchasing. Belum tersedia rincian jumlah atlet, durasi, volume konsumsi, dan harga satuan, sehingga kewajaran paket Rp6,76 miliar belum dapat disimpulkan hanya dari nilai kontraknya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *