Pemotor Tewas,Truk Bermuatan Bata Hebel Masuk Jurang di Jalur Nasional Leuwisadeng-Cigudeg

Cigudeg|Berisikbogor.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk bermuatan bata hebel terjadi di jalur nasional tikungan Cibokor, kawasan perbatasan Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, dengan Desa Kalong, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jumat sore. Jumat, (7/8/26).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu melibatkan sepeda motor Honda PCX putih bernomor polisi F 5676 FJT dengan sebuah truk berwarna kuning yang mengangkut bata hebel.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, sepeda motor melaju dari arah Leuwisadeng menuju Cigudeg, sedangkan truk datang dari arah berlawanan. Kedua kendaraan bertabrakan di tikungan Cibokor.

Akibat benturan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan berat, sementara truk kehilangan kendali hingga masuk ke jurang di sisi jalan.

Seorang warga mengatakan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban pemotor PCX berwarna putih, motornya hancur ringsek. Korban meninggal di lokasi,” ujar seorang saksi.

Sementara itu, pengemudi truk dan seorang kenek dilaporkan mengalami luka berat dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi, korban pengendara sepeda motor diketahui merupakan warga Kampung Sidoger, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Identitas tersebut diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) yang dibawa korban saat proses evakuasi menuju RSUD Mohamad Noh Nur Leuwiliang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi maupun penyebab kecelakaan. Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian warga karena tikungan Cibokor merupakan salah satu titik di jalur nasional yang menghubungkan wilayah Cigudeg, Nanggung, dan Leuwisadeng serta kerap dinilai rawan kecelakaan. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait meningkatkan aspek keselamatan di kawasan tersebut untuk meminimalkan risiko kecelakaan. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *