PWI Kabupaten Bogor Berduka, Mantan Ketua H. Bagiyo Wafat

Cibinong|Berisikbogor.com – Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor berduka atas wafatnya wartawan senior sekaligus mantan Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Bagiyo Bin Fulan, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di RS Hermina.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi insan pers, khususnya keluarga besar PWI Kabupaten Bogor. Semasa hidupnya, H. Bagiyo dikenal sebagai wartawan senior yang aktif memperjuangkan profesionalisme dan kompetensi wartawan serta berkontribusi dalam membesarkan organisasi PWI Kabupaten Bogor.

Almarhum pernah dipercaya memimpin PWI Kabupaten Bogor. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan jurnalistik, dan pembinaan anggota.
Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian H. Bagiyo. Menurut Dedy, almarhum merupakan sosok senior yang telah memberikan banyak teladan dan kontribusi bagi perkembangan organisasi dan dunia jurnalistik di Kabupaten Bogor.

“Kami keluarga besar PWI Kabupaten Bogor merasa sangat kehilangan. Almarhum H. Bagiyo bukan hanya seorang pemimpin organisasi, tetapi juga guru dan sahabat bagi banyak wartawan,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan, dedikasi almarhum dalam membangun PWI Kabupaten Bogor dan menjaga marwah profesi wartawan menjadi warisan yang patut dikenang oleh generasi penerus.

Ia mengajak seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor dan insan pers untuk mendoakan almarhum serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Jasa dan pengabdian beliau akan selalu kami kenang. Semangat perjuangan dan dedikasinya untuk dunia jurnalistik akan menjadi inspirasi bagi generasi wartawan berikutnya,” kata Dedy.

Ucapan belasungkawa juga datang dari sejumlah wartawan, tokoh masyarakat, dan mitra kerja PWI Kabupaten Bogor yang mengenal almarhum sebagai sosok ramah, rendah hati, dan menjunjung tinggi kebersamaan.

Redaksi Berisikbogor.com turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya H. Bagiyo Bin Fulan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni dosa dan kekhilafannya, melapangkan alam kuburnya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *